Kapolres Bungo turun langsung Ground chek karhutla di sungai buluh,1 hektar lahan semak belukar terbakar,berhasil dipadamkan

Berita TNI / POLRI 24 Aug 2026 16:35 2 min read 20 views By Danny
Kapolres Bungo turun langsung Ground chek karhutla di sungai buluh,1 hektar lahan semak belukar terbakar,berhasil dipadamkan
  BUNGO — Kesigapan dan respons cepat Polres Bungo dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan. Kapolres...

 

BUNGO — Kesigapan dan respons cepat Polres Bungo dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan. Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.I.K. turun langsung memimpin pengecekan lapangan (ground check) titik panas (hotspot) yang terpantau di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Senin (24/8/2026).

 

Pengecekan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB setelah sistem memantau adanya titik hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang di wilayah tersebut. Hasil pemeriksaan di lapangan mengonfirmasi terbakarnya lahan semak belukar seluas sekitar 1 hektare atau 10.000 meter persegi.

 

Kapolres didampingi Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., Kabag Ops AKP Botben Mingan Pasaribu, S.E., M.H., Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho, Kasat Samapta, serta Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K. dan jajaran turun langsung memantau kondisi sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

 

Bersamaan dengan itu, personel Polsek Muara Bungo bersama Satpol PP, Damkar, dan warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman. Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sebelum meluas ke area perkebunan sekitarnya.

 

Lahan yang terbakar berupa lahan kosong bertanah mineral, ditumbuhi semak belukar, dan terletak di sekitar perkebunan karet serta rumpun bambu.

 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan sementara di lapangan, api kemungkinan bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di pinggir jalan lalu menyambar semak belukar yang kering. Namun demikian, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

 

Pihak kepolisian juga masih mendata pemilik atau pengelola lahan tersebut. Unit Tipidter Satreskrim bersama Polsek Muara Bungo terus mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa ini.

 

Kasi Humas Polres Bungo menyampaikan bahwa penindakan cepat ini merupakan wujud komitmen dalam mencegah meluasnya Karhutla sekaligus mengungkap akar penyebab peristiwa.

 

“Setiap informasi terkait hotspot langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Api sudah berhasil dipadamkan, namun proses penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan penyebab dan status kepemilikan lahan,” ungkap Kasi Humas Polres Bungo.

 

Polres Bungo pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang benda berpotensi menjadi sumber api secara sembarangan. Masyarakat yang menemukan titik api atau kepulan asap di kawasan hutan dan lahan diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin

Chat with us on WhatsApp